AAB (Android App Bundle) adalah format distribusi aplikasi Android generasi terbaru yang dikembangkan oleh Google. Menggantikan APK sebagai format upload ke Google Play Store untuk distribusi lebih efisien.
AAB berisi semua resources dan compiled code yang dibutuhkan aplikasi, namun Google Play menggunakannya untuk menghasilkan APK yang dioptimasi per perangkat. Manfaat: ukuran download lebih kecil (hanya module yang dibutuhkan perangkat), delivery dinamis (fitur sesuai hardware), dan native libraries per ABI (ARM, x86). AAB menggunakan format keystore (JKS/PKCS12) untuk signing. Google Play App Signing mengelola signing key. Tool: Android Studio (Build > Generate Signed Bundle), atau bundletool CLI. Kekurangan: hanya bisa di-upload ke Google Play (tidak untuk sideloading), dan developer harus memahami dynamic delivery. APK masih dibutuhkan untuk sideloading dan alternative stores.