WebM adalah format kontainer video open source yang dikembangkan oleh Google. Dirancang khusus untuk web dan didukung natif oleh HTML5, menjadikannya standar untuk video di browser modern.
WebM menggunakan codec video VP8, VP9 (versi saat ini), atau AV1 (generasi terbaru) dan codec audio Vorbis atau Opus. Keunggulan utama: open source tanpa royalti (tidak perlu lisensi untuk distribusi), kompresi sangat efisien (VP9 ~30% lebih baik dari H.264), dan didukung natif oleh semua browser modern (Chrome, Firefox, Edge, Opera, Safari). YouTube menggunakan WebM/VP9 untuk semua video yang di-upload. WebM mendukung: resolusi hingga 8K (7680×4320), HDR, frame rate tinggi, dan streaming adaptive. Fitur tambahan: chapter markers, metadata, dan seeking cepat. AV1-WebM menawarkan kompresi 30-50% lebih baik dari VP9. Kekurangan: kompatibilitas terbatas dengan perangkat lama (smart TV, media player lama) dan software editing. WebM sangat direkomendasikan untuk konten web, HTML5 video, dan distribusi digital tanpa biaya royalti.